Sinopsis
Perlahan keadaan mulai berubah. Pertemuan-pertemuan sederhana, duduk berdekatan , atau sekadar berbagi tawa di ruang guru—menjadi jejak kecil yang tak mudah terhapus. Dari hal-hal biasa itu, tumbuh sebuah kedekatan yang tak pernah benar-benar terucap, namun terus terasa.
Di balik canda dan percakapan singkat, ada getar yang menumbuhkan harapan, meski hati tahu ada batas yang tak bisa dilewati. Hingga akhirnya, bisikan perpisahan mulai terdengar. Kenangan sederhana menjelma menjadi sesuatu yang sulit dilepaskan, meninggalkan ruang kosong yang perlahan dipenuhi rindu.
Other Stories
Death Cafe
Sakti tidak dapat menahan diri lagi, ia penasaran dengan death cafe yang selama ini orang- ...
Sebelum Ya ( Ketika Hidup Butuh Diperjuangkan )
(Diangkat dari kisah nyata. Kisah-kisah penuh hikmah bagi tokoh utama, yang diharapkan bis ...
Hellend ( Noni Belanda )
Sudah sering Pak Kasman bermimpi tentang hantu perempuan bergaun zaman kolonial yang terus ...
Kita Pantas Kan?
Bukan soal berapa uangmu atau seberapa cantik dirimu tapi, bagaimana cara dirimu berdiri m ...
After Honeymoon
Sama-sama tengah menyembuhkan rasa sakit hati, bertemu dengan nuansa Pulau Dewata yang sel ...
Menantimu
“Belum tidur Zani?” “Belum. Ngak bisa tidur.” “Hehe. Pasti ada yang dipikirin ...