2. Single Parents
Di Jakarta inilah aku menemukan jodoh. Berbicara tentang jodoh yang menjadi pasangan hidup pastilah semua wanita menginginkan sekali menikah dan suami itu yang akan menjadi imam kita untuk menggapai jannah.
Sedikit bercerita dengan jodoh pertama awalnya kami mengenal karena kami satu kostan. Jadi sudah pasti kerap bertemu.
Ternyata sosok pria yang sekarang dekat dengan aku menjelang aku semester akhir adalah seorang publik figur yang tengah digandrungi kaum adam. Sudah pasti dari gadis sampai ibu-ibu suka dengan wajahnya yang ganteng dan perannya yang selalu menjadi lelaki sejati.
Sosok gambaran lelaki bijaksana, lemah lembut dan baik dalam sinetron-sinetron yang diperaninnya. Sampai-sampai ibuku ternyata mengidolakan dan selalu mengikuti tayangan sinetronnya.
Sungguh aneh sementara aku sendiri tidak menyadari kalau dia pemain sinetron yang tengah naik daun.
Sudah bisa ditebak orang tuaku sangat mendukung hubungan kami demikian juga kedua orang tua dia.
Memasuki semester akhir dan hubungan kami yang dekat, kami tidak mau pacaran yang aka menimbulkan fitnah sehingga memutuskan untuk menerima lamaran dia dan menikah.
Hingga alhamdulillah Kuliah S1 Komunikasi di Universitas Al-Azhar selesai, sebuah kebahagiaan karena saat wisuda aku tengah mengandung empat bulan dengan suami yang mencintaiku dan sudah pasti aku pun sangat mencintainya.
Bersamanya aku menjadi Ibu Rumah Tangga yang sehari-hari juga menjadi guru ngaji di kompleks rumah. Garasi rumah setiap sore banyak anak yang mau aku ajari iqro, pengetahuan agama dan dongeng keagamaan.
Dan sepertinya memang tidak selalu mulus untuk menuju sebuah rumah tangga yang bahagia hakiki.
Semua orang memandang kami pastilah pasangan yang sangat berbahagia dengan puteri yang aku lahirkan sangat cantik dan sempurna, suami yang ganteng dan kedaan ekonomi yang cukup.
Cukup aku saja yang tahu sebuah rahasia yang mengantarkan aku diambang keputusasaan karena sebuah langkah tegas yang harus aku ambil.
Langkah untuk aku tetap mencintai Allah-ku, keputusan berat dan sebuah penantian yang cukup dua tahun menanti hidayah suamiku berubah dari sebuah perbuatan yang dilarang oleh Islam. Dan kembali karena kajian yang rutin aku ikuti maka aku pun mengerti, aku harus meninggalkannya.
Setelah tiga tahun bersamanya dan berdoa untuk suami berubah ternyata dia pun tidak bisa, kami bersepakat untuk bercerai dan ini menurut aku adalah keputusan terbaik. Sungguh aku berpisah ini karena perpisahaan yang syar’i, karena memang Allah semata. Dan puteri hasil cinta kami ikut bersamaku.
Berat harus melewati perceraian, tapi jika suami ternyata memilih sosok pria menjadi saingaku .. mana aku bisa? Ini adalah hubungan laki dengan lelaki dewasa yang dilaknat oleh Allah sejak jaman Nabi Luth AS.
Aku sudah mencooba memintanya untuk sembuh tapi ternyata dia tidak bisa dan lebih memilih pasangan dengan sesama lelaki dibandingkan aku isterinya. Hati mana yang mampu melihat suami berselingkuh dengan teman lelakinya?
***
Rasanya cukup sudah sebuah lembaran rumah tangga yang aku harap menuju jannah dengannya perlahan harus aku pupus.
Aku sadar inilah kehidupan yang sesungguhnya aku mulai merasakan kerikil tajam kehidupan. Aku hanya yakin karena dalam kajian aku selalu belajar setiap masalah sudah pasti ada solusinya jadi Bismillah melangkah terus dengan mentaati setiap anjuran dan larangan yang Allah tuliskan dalam Al-Qur’an dan Hadits.
Aku yakin kalaupun aku salah pasti tiba-tiba Allah akan mengingatkannya selama aku juga dekat dengan-Nya. Itu sudah jaminan jadi, ”Mayang berjalanlah dengan apa yang engkau yakini itu benar dan terbaik di mata Allah.”
Sebelum berpisah entah kenapa aku sudah ada perasaan untuk memiliki keterampilan jadilah aku belajar hijab stylish dengan mengikuti berbagai seminar, belajar dengan guru private dan mencoba-coba terus berkreasi hingga aku punya kepercayaan diri untuk menekuni pekerjaan sebagai hijab stylish.
Setelah bercerai dengan suami pertama dan anak-anak kompleks juga sudah jarang ngaji lagi karena kesibukan sekolah dan berbagai les lain, maka garasi aku renovasi menjadi salon. Nama salon yang aku rintis adalah Salon Mayang khusus untuk melayani hijab stylish.
Tentu saja sebagai single perents aku harus bisa mencari nafkah buat hidup aku dan Kinan puteriku.
Salon Mayang berawal hanya modal jarum pentul, buat brosur menerima orderan untuk hijab stylish yang disebar warga kompleks. Lalu berkembang masuk ke internet, membuat website. Alhamdulillah satu persatu ada order-an masuk dari dunia maya juga dunia nyata.
Tidak hanya orang datang ke salon untuk minta didadanin saat ada acara resmi, kondangan tapi juga ternyata saya mulai dapat panggilan dari majalah dan juga televisi. Di sini saya sadar ternyata Allah benar-benar memudahkan usaha saya.
Saya single perent yang dikasih kesempatan keliling Indonesia memenuhi undangan-undangan untuk mengajari hijab stylish, yang walau sekarang setelah saya semakin banyak belajar kajian saya sesali karena hijab stylish yang saya ajarkan itu salah!
Percaya Allah mengingatkan saya untuk kembali ke hal yang benar. Allah sangat sayang dengan mengizinkan saya untuk mengajari orang ber-hijab walau salah waktu lalu, tapi pada akhirnya Allah juga yang menuntut saya untuk meluruskan kembali apa yang salah.
Subhanallah sungguh Dia sangat memperhatikan dan menyayangiku juga hamba-hamba yang lain selama hamba itu juga selalu mengingat-Nya.
Padahal karir saya sebagi hijab sylish sungguh mulus, bahkan sempat booming hijab modern yang membuat saya bolak-balik ke stasiun TV untuk mengisi acara tutorial berhijab.
Lalu saya juga terpilih sebagai trend setter hijaber sehingga menjadi duta Hijab Syari di malajah Ummu.
Semua ini murni kerja keras saya, sama sekali bukan karena mantan suami seorang aktor yang banyak digandrungi kaum hawa.
Karena memang berdiri sebagai pribadi Mayang karena selama jadi isterinya pun jarang orang tahu kalau saya isteri seorang pemain sinetron. Dia hampir tidak pernah menunjukan diri saya ke publik.
Other Stories
Di Bawah Langit Al-ihya
Meski jarak dan waktu memisahkan, Amri dan Vara tetap dikuatkan cinta dan doa di bawah lan ...
Teka-teki Surat Merah
Seorang gadis pekerja klub malam ditemukan tewas dalam kantong plastik di taman kota, meng ...
Ablasa
Perjalanan Nindya dan teman-temannya ke Nusakambangan berubah mencekam saat mereka tersada ...
Sayonara ( Halusinada )
Raga berlari di tengah malam, tanpa sekalipun menengok ke belakang. Ia kelalahan hingga te ...
Autumn's Journey
Henri Samuel, penulis yang popularitasnya meredup, mendapat tugas riset ke Korea Selatan. ...
Menolak Jatuh Cinta
Maretha Agnia, novelis terkenal dengan nama pena sahabatnya, menjelajah dunia selama tiga ...