Sinopsis
Raga berlari di tengah malam, tanpa sekalipun menengok ke belakang. Ia kelalahan hingga terhenti di depan sebuah rumah, wajahnya penuh luka dan darah. Bajunya sobek dan dan dipenuhi bercak darah.
Ia berhenti sebentar, badannya membungkuk, kedua tangannya memegang lututnya, Raga sangat kelelahan. Namun ia kembali berlari. Napasnya terengah-engah, pandangannya mulai kabur. Tak lama kemudian ia pun pingsan dan terkapar di halaman rumah.
Other Stories
Katamu Aku Cantik
Ratna adalah korban pelecehan seksual di masa kecil dan memilih untuk merahasiakannya samb ...
Hidup Sebatang Rokok
Suratemu tumbuh dalam belenggu cinta Ibu yang otoriter, nyaris menjadi kelinci percobaan d ...
Rindu Yang Tumbuh Jadi Monster
Adrian nggak pernah nyangka, jatuh cinta bisa berawal dari hal sesederhana ngeliat cewek n ...
November Kelabu
Veya hanya butuh pengakuan, sepercik perhatian, dan seulas senyum dari orang yang seharusn ...
Kabinet Boneka
Seorang presiden wanita muda, karismatik di depan publik, ternyata seorang psikopat yang m ...
Hanya Ibu
Perjuangan bunga, pengamen kecil yang ditinggal ayahnya meninggal karena sakit jantung sej ...