Sinopsis
Veya hanya butuh pengakuan, sepercik perhatian, dan seulas senyum dari orang yang seharusnya menjadi keluarganya. Tapi, sejak ibunya pergi, rumah tak lagi menjadi tempatnya pulang.
Ayah dan kakak perempuannya hanya melihatnya sebagai bayangan yang tak diinginkan.
Di tengah kesepian itu, Veya menemukan Arka, sang most wanted yang kehadirannya mampu mengisi kekosongan hatinya. Di samping Arka, Veya merasa dicintai, dihargai, dan sejenak melupakan luka. Ia pikir, akhirnya ia menemukan tempat untuk bersandar.
Namun, takdir kembali bermain curang. Ketika kebahagiaan baru saja ia genggam, sebuah kenyataan pahit datang meluluhlantakkan segalanya. "Kanker otak," lirih Veya dengan tatapan putus asa.
Apakah Veya akan menyerah atau berjuang untuk hidup, bahkan ketika dunia seolah tak pernah berpihak padanya?
Other Stories
Hafidz Cerdik
Adnan bersyukur masih ada acara bermanfaat seperti *Hafidz Cilik Indonesia*, tempat ia dan ...
Jatuh Untuk Tumbuh
Layaknya pohon yang meranggas saat kemarau panjang, daunnya perlahan jatuh, terinjak, bahk ...
Bangkit Dari Luka
Almira Brata Qeenza punya segalanya. Kecuali satu hal, yaitu kasih sayang. Sejak kecil, ia ...
Cahaya Menembus Senesta
Manusia tidak akan mampu hidup sendiri, mereka membutuhkan teman. Sebab dengan pertemanan, ...
Pahlawan Revolusi
tes upload cerita jgn di publish ...
Dream Analyst
Dream Analyst. Begitu teman-temannya menyebut dirinya. Frisky dapat menganalisa mimpi sese ...