Hujan Yang Tak Dirindukan

Reads
29
Votes
0
Parts
1
Favorite
Report
Sinopsis

Mereka perempuan-perempuan kekar negeri ini. Bertudung kain lusuh,
berbalut baju penuh noda. Apa yang lebih penting dari kehidupan keluarga
dibanding dengan kecantikan yang istimewa. Tak ada lagi kesempatan
berbalur wewangian.
Allahu akbar… Allahu akbar…
Azan subuh berkumandang dari ujung mushola kampungku. Aku baru
bangun setelah mama membangunkanku yang entah sudah berapa kali
membangunkan.
“Nada, Kana! Bangunnn!” teriak mamak membangunkanku dari arah
dapur. Mamak sudah berada di dapur jauh sebelum azan berkumandang.
Salat malam tak lepas ia tunaikan sebelum menghidupkan tungku di
dapur. Meski sudah ada kompor, mamak enggan meninggalkan warisan
leluhur, yang konon berakibat tidak baik. Mamak selalu bilang masakan
dari atas tungku lebih enak dibanding dengan masakan di atas kompor
maupun alat penanak nasi

Tags
Share:
Table of contents

Other Stories
Cinta Koma

Cinta ini tak tahu sampai kapan akan bertahan. Jika semesta tak mempertemukan kita, biarla ...

Cerella Flost

Aku pernah menjadi gadis yang terburuk.Tentu bukan karena parasku yang menjaminku menjadi ...

Bisikan Lada

Kejadian pagi tadi membuat heboh warga sekitar. Penemuan tiga mayat pemuda yang diketah ...

Death Cafe

Sakti terdiam sejenak. Baginya hantu gentayangan tidak ada. Itu hanya ulah manusia usil ...

Membabi Buta

Mariatin bekerja di rumah Sundari dan Sulasmi bersama anaknya, Asti. Awalnya nyaman, namun ...

Liburan Ke Rumah Nenek

Affandi, remaja gaul berusia 18 tahun tak dapat berlibur ke lain tempat seperti biasa. Lib ...

Download Titik & Koma