Sinopsis
Suasana kelas 11 IPA SMA Kartini, Jakarta senin pagi cukup kondusif.
Berhubung ada rapat dewan guru, jam pertama mereka digunakan untuk
berbagai urusan. Beberapa anak terlihat sibuk membolak-balik buku
pelajaran, beberapa mengobrol, bercanda, dan beberapa lainnya sibuk
memainkan ponsel.
Di antara kesibukan kelas itu dengan aktivitasnya masing-masing, adalah
Kara satu-satunya orang yang tertidur.
Siswi yang terkenal rajin dan punya perilaku paling lurus satu sekolah itu
kelelahan akibat perjalanan jauh yang baru saja dia tempuh. Ya, subuh
tadi dia baru tiba dari Surabaya untuk menghadiri pesta pernikahan kakak
sepupunya. Beruntung bagi Kara karena pagi itu dewan guru sedang
rapat, jadi rasa kantuknya bisa dituntaskan di dalam kelas.
Bebas dari guru bukan berarti bebas dari dua orang jahil di kelas itu.
Robert, tengah membuat semacam kode untuk Venus—kawan jahilnya
yang lain. Robert menunjuk-nunjuk Kara sambil membuat isyarat agar
Venus yang tengah duduk di meja guru bisa mengagetkan Kara.
Other Stories
Konselor
Musonif, 45 tahun, seorang pemilik kios tindik, hidup dalam penantian hampa dan duka yang ...
Rindu Yang Tumbuh Jadi Monster
Adrian nggak pernah nyangka, jatuh cinta bisa berawal dari hal sesederhana ngeliat cewek n ...
Pahlawan Revolusi
tes upload cerita jgn di publish ...
Pra Wedding Escape
Nastiti yakin menikah dengan Bram karena pekerjaan, finansial, dan restu keluarga sudah me ...
Cinta Harus Bahagia
Seorang kakak yang harus membesarkan adiknya karena kematian mendadak kedua orangtuanya, b ...
Cinta Di 7 Keajaiban Dunia
Malam yang sunyi aku duduk seorang diri. Duduk terdiam tanpa teman di hati. Kuterdiam me ...