Part 10 Penutup
Kita semua berhak bahagia dengan cara kita sendiri tanpa ada gangguan dari para pelaku perundungan. Oh iya selama aku berkembang, aku tetep berteman baik loh dengan teman yang pernah mengejek ku dulu hingga saat ini. Mau tau ga kenapa bisa? karena sebelum aku memulai perjalanan ku dan merubah diri, aku udah terlebih dahulu berusaha berdamai dengan mereka semua yang pernah mengejek ku hingga mental ku menurun.
Menurut ku, kejadian yang sudah berlalu tidak selamanya harus di jadikan sebagai bahan pemutus pertemanan kok. Inget setiap manusia bisa berubah menjadi lebih baik dari sebelumnya kapan saja. Mereka teman ku semuanya adalah manusia yang sama seperti lainnya. Bisa melakukan kesalahan dan bisa berubah kapan pun itu.
Kini semua teman ku sudah berubah, mereka semua sudah mulai beranjak dewasa. Ledekan atau sebutan terkait diri ku dulu? semuanya sudah tidak memanggil ku seperti itu. Sesekali sempat terdengar panggilan tersebut, tapi aku? jelas sudah biasa saja dan tidak merasakan satu hal yang mengganjal. Aku tidak ingin larut terlalu dalam.
Bagaimana pun juga, sebutan mereka kepada ku dulu itu merupakan fakta yang sebenarnya terjadi. Namun mereka mengeluarkannya dengan cara yang berlebihan. Tidak ada yang harus di buat pusing lagi. Kisah itu akan tetap abadi di dalam ingatan dan akan abadi dalam karya yang aku buat ini.
Selain itu juga, aku sudah benar benar berdamai sejak lama sehingga aku berani untuk menceritakan kisah ku ini kepada kalian yang membaca. Aku berharap tidak akan ada lagi kasus perundungan yang berdampak lebih fatal dari apa yang menimpa ku. Tugas ku sekarang adalah memberikan dukungan kepada orang lain yang dekat dengan ku ketika mereka sedang merasakan sesuatu yang tidak baik dalam hidupnya.
Aku berusaha menjaga kesehatan mental mereka dengan cara sebisa mungkin yang bisa aku lakukan. Memiliki latar dan perjalanan yang menyangkut kesehatan mental membuat ku berfikir bahwa kesehatan mental itu sangat penting untuk di jaga.
Terlalu banyak memendam apa yang sedang di rasa juga terkadang menjadi hal yang tidak baik dan terkadang justru berbalik arah ke kesehatan mental kita. Untung aja aku masih bisa menyelamatkan kesehatan mental ku sendiri meskipun memang dengan cara di pendam. Namun itu lah cara ku.
Dulu aku berpikir dan beranggapan ketika seorang lelaki tidak pantas bercerita kepada siapa pun. Namun seiring berjalannya waktu, aku tersadar akan satu hal. Seorang laki-laki memiliki hak yang sama untuk bercerita. Pada awalnya aku beranggapan lelaki bercerita itu lemah, justru sekarang aku beranggapan lelaki juga butuh cerita.
Senang rasanya bisa melalui hari yang menurut ku sangat memberikan pembelajaran hidup yang sangat berharga bagi diri ku sendiri. Buat kalian juga, siapun kalian tidak peduli laki-laki atau perempuan, aku cuman pengen berpesan aja ke kalian. Ketika ada satu hal yang sangat berat dan merasa tidak bisa untuk di pikul sendiri, cari lah seseorang yang bisa mendengarkan cerita dari mu.
Cari orang yang tepat untuk kamu bisa mengeluarkan apa yang sedang di rasa oleh perasaan mu. Sama-sama untuk menjaga kesehatan mental dengan baik. Jangan biarkan mental kita menurun dan menganggu pergerakan diri kita. Kesehatan mental kita yang menurun bisa mebuat kita kehilangan kendali, kehilangan keberanian, kehilangan kepercayaan terhadap diri sendiri.
Maka dari itu jaga lah mental mu sendiri, yang tahu akan keberlangsungan mental mu adalah diri mu sendiri. Jangan pernah sepelekan sedikit pun mengenai kesehatan mental. Cari hal-hal yang membuat kalian senang agar mental kalian tetap terjaga.
Sekali lagi aku ingin mengajak ke kalian semua siapa pun dan dimana pun, ayo sama-sama perangi tindakan perundungan atau tindakan yang mengarah ke intinidasi seseorang. Jangan beri celah kepada para pelaku, jangan beri panggung sedikit pun kepada mereka.
Aku berharap dengan terbuatnya karya ini, kalian yang membaca menemukan hal positif ya dari hasil karya ku. Tentu akan senang pastinya apabila hasil karya ku ini apabila dapat bermanfaat bagi kalian. Jaga selalu kesehatan dan keselamatan kalian ya, aku selaku penulis cerita pamit undur diri. Babay...
~End~
Halloo sobat baca, kita ketemu lagi nih. Bedanya sekarang ketemu lagi di bagian penutup. Aku cuman mau ingetin aja ke kalian, ambil hal positif yang bisa dipetik dari kisah ini. Buang jauh-jauh hal negatif yang ada di kisah ini karena itu tidak baik.
Terimakasih banyak ya sobat baca yang udah mau baca dari awal sampai akhir cerita ini. Kalian sungguh keren, semoga hal-hal baik selalu datang ke kehidupan kalian.
Jangan lupa kasih vote ya kalau emang kalian suka dengan kisah ini. Aku mau ngucapin lagi banyak-banyak terimakasih buat kalian yang udah nyempetin waktunya buat baca kisah ini.
Selain kisah ini, aku juga lagi mencoba untuk buat kisah lainnya yang bergenre romantis. Buat kalian yang penasaran gimana ceritanya, langsung aja pantengin Instagramnya @temanshinchan_ karena infonya nanti akan ada di situ.
Aku penulis Manusia Ceria kini benar-benar pamit undur diri dari kisah ini, semoga kita masih bisa bertemu di cerita lainnya ya sobat baca, babaayyy....
Menurut ku, kejadian yang sudah berlalu tidak selamanya harus di jadikan sebagai bahan pemutus pertemanan kok. Inget setiap manusia bisa berubah menjadi lebih baik dari sebelumnya kapan saja. Mereka teman ku semuanya adalah manusia yang sama seperti lainnya. Bisa melakukan kesalahan dan bisa berubah kapan pun itu.
Kini semua teman ku sudah berubah, mereka semua sudah mulai beranjak dewasa. Ledekan atau sebutan terkait diri ku dulu? semuanya sudah tidak memanggil ku seperti itu. Sesekali sempat terdengar panggilan tersebut, tapi aku? jelas sudah biasa saja dan tidak merasakan satu hal yang mengganjal. Aku tidak ingin larut terlalu dalam.
Bagaimana pun juga, sebutan mereka kepada ku dulu itu merupakan fakta yang sebenarnya terjadi. Namun mereka mengeluarkannya dengan cara yang berlebihan. Tidak ada yang harus di buat pusing lagi. Kisah itu akan tetap abadi di dalam ingatan dan akan abadi dalam karya yang aku buat ini.
Selain itu juga, aku sudah benar benar berdamai sejak lama sehingga aku berani untuk menceritakan kisah ku ini kepada kalian yang membaca. Aku berharap tidak akan ada lagi kasus perundungan yang berdampak lebih fatal dari apa yang menimpa ku. Tugas ku sekarang adalah memberikan dukungan kepada orang lain yang dekat dengan ku ketika mereka sedang merasakan sesuatu yang tidak baik dalam hidupnya.
Aku berusaha menjaga kesehatan mental mereka dengan cara sebisa mungkin yang bisa aku lakukan. Memiliki latar dan perjalanan yang menyangkut kesehatan mental membuat ku berfikir bahwa kesehatan mental itu sangat penting untuk di jaga.
Terlalu banyak memendam apa yang sedang di rasa juga terkadang menjadi hal yang tidak baik dan terkadang justru berbalik arah ke kesehatan mental kita. Untung aja aku masih bisa menyelamatkan kesehatan mental ku sendiri meskipun memang dengan cara di pendam. Namun itu lah cara ku.
Dulu aku berpikir dan beranggapan ketika seorang lelaki tidak pantas bercerita kepada siapa pun. Namun seiring berjalannya waktu, aku tersadar akan satu hal. Seorang laki-laki memiliki hak yang sama untuk bercerita. Pada awalnya aku beranggapan lelaki bercerita itu lemah, justru sekarang aku beranggapan lelaki juga butuh cerita.
Senang rasanya bisa melalui hari yang menurut ku sangat memberikan pembelajaran hidup yang sangat berharga bagi diri ku sendiri. Buat kalian juga, siapun kalian tidak peduli laki-laki atau perempuan, aku cuman pengen berpesan aja ke kalian. Ketika ada satu hal yang sangat berat dan merasa tidak bisa untuk di pikul sendiri, cari lah seseorang yang bisa mendengarkan cerita dari mu.
Cari orang yang tepat untuk kamu bisa mengeluarkan apa yang sedang di rasa oleh perasaan mu. Sama-sama untuk menjaga kesehatan mental dengan baik. Jangan biarkan mental kita menurun dan menganggu pergerakan diri kita. Kesehatan mental kita yang menurun bisa mebuat kita kehilangan kendali, kehilangan keberanian, kehilangan kepercayaan terhadap diri sendiri.
Maka dari itu jaga lah mental mu sendiri, yang tahu akan keberlangsungan mental mu adalah diri mu sendiri. Jangan pernah sepelekan sedikit pun mengenai kesehatan mental. Cari hal-hal yang membuat kalian senang agar mental kalian tetap terjaga.
Sekali lagi aku ingin mengajak ke kalian semua siapa pun dan dimana pun, ayo sama-sama perangi tindakan perundungan atau tindakan yang mengarah ke intinidasi seseorang. Jangan beri celah kepada para pelaku, jangan beri panggung sedikit pun kepada mereka.
Aku berharap dengan terbuatnya karya ini, kalian yang membaca menemukan hal positif ya dari hasil karya ku. Tentu akan senang pastinya apabila hasil karya ku ini apabila dapat bermanfaat bagi kalian. Jaga selalu kesehatan dan keselamatan kalian ya, aku selaku penulis cerita pamit undur diri. Babay...
~End~
Halloo sobat baca, kita ketemu lagi nih. Bedanya sekarang ketemu lagi di bagian penutup. Aku cuman mau ingetin aja ke kalian, ambil hal positif yang bisa dipetik dari kisah ini. Buang jauh-jauh hal negatif yang ada di kisah ini karena itu tidak baik.
Terimakasih banyak ya sobat baca yang udah mau baca dari awal sampai akhir cerita ini. Kalian sungguh keren, semoga hal-hal baik selalu datang ke kehidupan kalian.
Jangan lupa kasih vote ya kalau emang kalian suka dengan kisah ini. Aku mau ngucapin lagi banyak-banyak terimakasih buat kalian yang udah nyempetin waktunya buat baca kisah ini.
Selain kisah ini, aku juga lagi mencoba untuk buat kisah lainnya yang bergenre romantis. Buat kalian yang penasaran gimana ceritanya, langsung aja pantengin Instagramnya @temanshinchan_ karena infonya nanti akan ada di situ.
Aku penulis Manusia Ceria kini benar-benar pamit undur diri dari kisah ini, semoga kita masih bisa bertemu di cerita lainnya ya sobat baca, babaayyy....
Other Stories
Susur
Kepergian Mamat mencari ayahnya, tanpa sengaja melibatkan dua berandal kampung. Petualanga ...
Cinta Bukan Ramalan Bintang
Dengan membaca ramalan bintang seakan menentukan hidup seorang Narian akan bahagia atau ti ...
Death Cafe
Sakti terdiam sejenak. Baginya hantu gentayangan tidak ada. Itu hanya ulah manusia usil ...
Warung Kopi Reformasi
Di sebuah warung kopi sederhana di pinggir alun-alun Garut tahun 1998, hidup berjalan deng ...
Harapan Dalam Sisa Senja
Apa yang akan dalam pikiran ketika dinyatakan memiliki penyakit kronis? Ketika hidup berg ...
Sebelum Ya
Hidup adalah proses menuju pencapaian, seperti alif menuju ya. Kesalahan wajar terjadi, na ...