Aku Pamit Mencari Jati Diri??

Reads
584
Votes
0
Parts
10
Vote
Report
Aku pamit mencari jati diri??
Aku Pamit Mencari Jati Diri??
Penulis Manusia Ceria

Part 6 Bangkit Mencari Jati Diri

Meskipun rasanya menjengkelkan, tapi aku berusaha terlihat seperti tidak apa-apa, tidak ada kejadian apapun, dan tetap melanjutkan perjalanan untuk menuju ke rumah teman ku yang kebetulan sedikit lagi sudah sampai ke rumahnya. Awalnya sih aku biasa saja dengan sebutan itu karena masih menganggap hal itu tidak akan bertahan lama, namun perkiraan ku waktu itu sangat salah.

Tanpa di duga, tanpa di rasa, hal itu ternyata terjadi cukup lama waktu itu. Sampai akhirnya membuat diri ku kehilangan percaya dengan diri sendiri. Aku kehilangan rasa percaya diri dan kehilangan keberanian setelah mendapatkan ejekan yang begitu sering didapatkan setelah kecelakaan sepeda.

Akibat dari kejadian itu, aku tidak berani menatap mata orang lain ketika sedang berbicara yang dimana hal itu wajib rasanya untuk di lakukan. Aku lebih sering menutup diri, lebih memilih untuk banyak diam. Bahkan aku sempat memiliki rasa takut ketika ketemu dengan anak kecil. Cape rasanya saat itu ketika mendapatkan ejekan yang cukup sering ketika keluar dari rumah.

Aku yang tidak ingin melawan, hanya bisa memilih untuk diam dan memendam semua rasa yang di rasakan. Kesal? ingin marah? rasa itu ada di dalam perasaan ku waktu itu. Tidak ada yang bisa membuat aku bahagia, teman yang seharusnya jadi tempat bersenang-senang itu justru berbeda.

Seharusnya ketika bertemu dengan teman akan merasakan kenyamanan, namun pada saat itu yang aku rasakan adalah ketidak nyamanan. Waktu berasa lebih lama dari biasanya. Awalnya aku selalu mengeluh dan berfikir mengapa itu semua terjadi kepada diri ku sendiri. Terlalu memikirkan omongan orang lain menjadikan timbulnya rasa takut dan rasa cemas yang berlebih. Tidak memiliki keberanian di dalam diri sendiri.

Hari demi hari semakin berlalu, aku sudah terlalu lelah saat terlarut lebih dalam lagi dengan keadaan itu. Akhirnya aku lebih milih untuk berdamai dengan diri sendiri. Menerima semua takdir di dalam hidup yang telah menimpa ku. Perlahan tapi pasti, awalnya aku tidak menerima keadaan dan selalu memikirkan omongan orang lain tapi pada akhirnya aku menerima itu semua dengan santai.

Setelah merasa diri sudah berdamai dengan masa lalu, aku memutuskan untuk mencoba satu hal yang baru dalam hidup. Apa yang aku lakukan? aku bertekad untuk merubah kehidupan ku secara perlahan. Aku memiliki keinginan agar rasa percaya diri dan juga keberanian dalam diri itu muncul kembali. Perlahan aku mencoba berbagai hal untuk dapat mengembalikan ke dua rasa itu ke dalam diri sendiri.

Pada saat sudah lulus dari Sekolah Menengah Pertama dan memasuki Sekolah Menengah Atas, entah mengapa secara mendadak aku memiliki keinginan untuk merubah diri ku yang tidak percaya dengan diri sendiri dan ingin menumbuhkan rasa keberanian. Saat masih berada di kelas sepuluh, aku memilih untuk mengikuti kegiatan yang ada di sekolah itu, kegiatan itu biasa di sebut dengan ekskul.

Awalnya aku mengikuti ekskul Silat. Kenapa ikut Silat? karena waktu aku masih di Sekolah Menengah Pertama, ekskul yang wajib itu ada dua. Satu ekskul Pramuka dan yang ke dua adalah ekskul Silat. Saat masih di Sekolah menengah Pertama aku lebih semangat ketika ada ekskul Silat.

Maka dari itu pada saat awal masuk sebagai salah satu murid Sekolah Menengah Atas, sudah jelas aku lebih memilih untuk mengikuti ekskul Silat. Aku sudah memiliki kemampuan Silat sebelumnya, jadi aku hanya tinggal meneruskannya saja. Tidak akan sulit rasanya fikir ku waktu itu.

~Bersambung~

Alloowww sobat baca, gimana nih kabar kalian semua? baik-baik aja kan ya? Aku harap kalian semua dalam keadaan sehat ya, kalau ada yang lagi sakit semoga cepet sehat kembali ya sobat baca.

Gimana rasanya setelah membaca kisah dari seorang anak kecil yang memiliki pengalaman tidak mengenakan di hidupnya? Uda lama anak kecil itu kehilangan jati dirinya, tapi dia keinginan melakukan sesuatu untuk keluar dari zona sebelumnya.

Aku mau ngucapin terimakasih lagi kepada sobat baca yang udah mau membaca kisah anak kecil sejauh ini. Buat kalian yang punya kritik/saran langsung dm aja ya ke Instagram @temanshinchan_.

Manusia Ceria pamit undur diri ya sobat baca, sampai ketemu lagi di bagian selanjutnya. Babaayyyy....







Other Stories
Manusia Setengah Siluman

Reno tak pernah tahu apa itu arti punya orang tua. Ia seorang yatim piatu yang berjuang hi ...

Jaki & Centong Nasi Mamak

Jaki, pria 27 tahun. Setiap hari harus menerima pentungan centong nasi di kepalanya gara-g ...

Kala Kisah Tentang Cahaya

Kala, seorang gadis desa yang dibesarkan oleh neneknya, MbahRum. tumbuh dalam keterbatasan ...

Nina Bobo ( Halusinada )

JAM DINDING menunjukkan pukul 12 lewat. Nina kini terlihat tidur sendiri. Suasana sunyi. S ...

Kado Dari Dunia Lain

"Jika Kebahagiaan itu bisa dibeli, maka aku akan membelinya." Di tengah kondisi hidup Yur ...

Melodi Nada

Dua gadis kakak beradik dari sebuah desa yang memiliki mimpi tampil dipanggung impian. Mer ...

Download Titik & Koma