Aku Pamit Mencari Jati Diri??

Reads
583
Votes
0
Parts
10
Vote
Report
Aku pamit mencari jati diri??
Aku Pamit Mencari Jati Diri??
Penulis Manusia Ceria

Part 2 Petaka Di Bulan Yang Suci

Aku ingat sekali waktu itu sedang bulan suci Ramadhan yang artinya umat muslim sedang menjalankan ibadah yaitu berpuasa. Saat sore hari, aku mengajak satu teman ku untuk bersepeda sambil menunggu waktu buka puasa. Kalau di sini, kegiatan jalan-jalan sambil menunggu waktu buka puasa tersebut sering kali disebut dengan sebutan ngabuburit.

Aku ngabuburit dengan teman ku dengan cara bersepeda mengelilingi komplek perumahan ku, di komplek perumahan ku itu ada satu jalan yang sangat menurun sekali dan itu merupakan jalan utama dari komplek. Turunan itu cukup curam bagi seorang anak kecil dan memiliki hawa yang sedikit seram lantaran sepanjang turunan itu di isi dengan rumah yang sudah lama kosong, selain itu juga ada jurang kecil setelah melewat turunan tersebut.

Biasanya ketika sedang bersepeda, aku tidak pernah berani untuk melewati jalan tersebut. Melihatnya yang cukup curam saja sudah membuat diri ku tidak berani untuk melewati turunan tersebut. Namun entah mengapa waktu itu diri ku mendadak menjadi seorang yang pemberani. Rasa penasaran yang kuat ingin melewati turunan tersebut telah menimbulkan rasa berani yang cukup besar.

Akhirnya aku coba untuk mengajak teman ku itu agar mau melewati turunan tersebut menggunakan sepeda yang sedang di gunakan pada saat itu. Tanpa pikir panjang dan membuang waktu berlebih, teman ku pun memberikan jawaban iya untuk menerima ajakan ku yang ingin menuruni jalanan cukup curam itu.

Akhirnya kami berdua dengan sama-sama bersepeda menuruni turunan yang cukup curam itu. Pada saat melewati turunan itu, aku yang terbiasa melepas kedua tangan dari setang sepeda pun memiliki ide yang cukup gila. Ide itu dulu dianggap keren namun sekarang ketika dipikir kembali, rasanya tindakan itu cukup bodoh untuk dilakukan.

Diri ku dengan berani dan nekatnya menambah kecepatan saat bersepeda di turunan tersebut. Setelah kecepatan sepeda sudah ku anggap cukup, akhirnya aku melepas kedua tangan ku dari setang sepada yang sedang di naiki waktu itu. Namun sangat di sayangkan, aku terjatuh dari sepeda dan mengalami luka yang parah sekali dampaknya. Aku mengalami luka baret yang cukup lebar dan besar di kedua sikut tangan ku, selain itu juga satu gigi susu ku patah setengah.

Lebih parahnya lagi adalah bibir atas ku yang robek ke belah dua. Kejadian itu membuat aku langsung tidak sadarkan diri di tempat. Setelah jatuh, aku langsung tidak tahu apa yang terjadi. Namun pada saat diri ku sedang dalam perjalanan di dalam mobil yang entah arahnya mau kemana, aku sempat tersadar sejenak dan melihat atap cabin mobil dengan mata yang tidak begitu jelas untuk melihat.

Selain itu juga, aku sempat tersadar pada saat sedang di dalam sebuah ruangan yang sangat terang sekali cahayanya. Aku ingat sekali, pada saat itu dengan penglihatan samar aku melihat lampu yang terang menyorot langsung ke arah muka ku. Aku juga melihat kedua tangan ku yang sedang di bersihkan oleh tenaga medis pada saat itu. Namun hal itu tidak bertahan lama, aku pun kembali kehilangan kesadaran.

Setelah selesai, aku sempat sadar kembali untuk ke tiga kalinya. Aku sedang di taruh di luar ruangan entah apa yang terjadi aku tidak tahu. Namun yang jelas, aku melihat sudah banyak sekali orang yang datang untuk menjenguk dan melihat kondisi ku setelah kejadian kecelakaan sepeda.

Guru-guru ngaji ku juga waktu itu terlihat hadir untuk menjenguk keadaan ku yang belum sepenuhnya sadarkan diri. Efek bius yang masih ada setelah operasi kecil, membuat aku kehilangan kesadaran ku kembali hingga keesokan harinya.

~Bersambung~

Haaiiii sobat baca, kembali lagi bersama aku si Manusia Ceria. Dia kasian juga ya sobat baca, lagi bulan penuh berkah tapi malah mendapatkan musibah atas kelakuannya.

Jangan ditiru ya sobat baca karena itu sangat berbahaya sekali. Cukup dia aja yang seperti itu, kalian jangan sampai.


Other Stories
Autumn's Journey

Henri Samuel, penulis yang popularitasnya meredup, mendapat tugas riset ke Korea Selatan. ...

Prince Reckless Dan Miss Invisible

Naes, yang insecure dengan hidupnya, bertemu dengan Raka yang insecure dengan masa depann ...

Di Bawah Langit Al-ihya

Tertulis kisah ini dengan melafazkan nama-Mu juga terbingkailah namanya. Berharap mega t ...

Jaki & Centong Nasi Mamak

Jaki, pria 27 tahun. Setiap hari harus menerima pentungan centong nasi di kepalanya gara-g ...

Kenangan Indah Bersama

tentang cinta masa smk,di buat dengan harapan tentang kenangan yang tidak bisa di ulang ...

Dia Bukan Dia

Sebuah pengkhianatan yang jauh lebih gelap dari perselingkuhan biasa. Malam itu, di tengah ...

Download Titik & Koma