3. Melancholy And Tomboy Girls
Ibu Ratna tidak sekalipun bersikap seenaknya meskipun Mama Miranda sangat memercayakan pada dirinya untuk pengasuhan Naura,meskipun sekaligus Ibu Ratna juga membesarkan putrinya.
Dia tahu menempatkan diri bahwasannya dia hanyalah pengasuh yang tidak beda jauh dengan pembantu.
Naila dididik keras untuk berlaku sopan, sadar diri dan tidak bisa dia bersikap seperti Naura yang memiliki segalanya.
Dalam hal mainan,Naila lebih banyak meminjam.Baju yang dipakai juga baju-baju bekas Naura.Buku-buku pelajaran, dan bacaan ikut menumpang juga.Apa yang dimiliki Naila semuanya adalah barang bekas dan pemberian Naura.
Naura gadis kecil yang mau berbagi, bahkan tidak pernah pelit terhadap Naila. Semua berkat pengajaran Ibu Ratna yang membiasakan Naura juga belajar berbagi. Bukan semata hanya berbagi dengan Naila, tapi juga dengan teman-teman yang lain.
Saat duduk di kelas Play Group dan Taman Kanak-Kanak, Ibu Ratna sengaja membawakan bekal lebih banyak lalu menasihati Naura dan Naila, “Nau dan Nai… ini Ibu bawakan bekal lebih banyak ya.Nanti berbagi dengan teman lain yang pas nggak bawa bekal atau mau tukeran juga boleh, ya, Sayang?!”
Terutama terhadap Naila,Ibu Ratna selalu mencontohkan agar Naila menempatkan posisinya yang seorang anak pengasuh dan harus bersikap sopan, mengalah dan melindungi terhadap Naura.
Nailapun perlahan menyadari kalau hidup dia dan ibunya yang menopang keluarga Naura, makanya Naila bersikap sebagai pelayan dan melindungi Naura.
Sesekali juga Naura suka memerintahkan dirinya untuk mengikuti apa yang jadi kemauannya, dan Naila menuruti kemauannya.
***
Waktu yang terus berjalan tanpa terasa mereka berdua mulai tumbuh menjadi dua gadis ABG yang duduk di kelas XI SMU Seroja.
“Nai… aku capek banget nih, tadi latihan les pianonya dua jam penuh gara-gara minggu depan Miss Vanya libur, jadi nambah jam latihannya,” Naura mengeluh kecapain sepulang dari les piano.
“Ya sudah, aku pijitin deh habis ini. Tapi aku mandi dulu ya. Lihat, baju pencak silatku kotor semua, dan.…”
Belum selesai Naila merampungkan kalimatnya, sudah disambung oleh Naura.
“Iyaa…bau keringat kamu Naila, aku sudah mau muntah nih!” Naura teriak-teriak membuat Naila cepat pergi ke kamar mandi belakang.
Walau sebenarnya Naura tidak keberatan juga kamar mandi pribadi di kamarnya dipakai bersamaan dengan Naila, tapi Naila memilih menolak karena Naila sangat sadar diri. Bahkan untuk kegiatan di luar sekolah, Naila memilih pencak silat. Karena di sini tidak perlu khawatir untuk masalah biaya.
Kalau Naura ikut les lukis dan piano yang biayanya mahal. Sebetulnya Naura maunya Naila juga ikutan, tapi Ibu Ratna malah melarangnya.
Ibu Ratna tahu diri untuk kedua les itu sangat mahal bayarnya, maka Naila sendiri yang memilih ekstrakurikuler pencak silat yang gratis.
Olahraga seni bela diri khas Indonesia ini menjadi pilihannya sejak kelas lima Sekolah Dasar, dan sekarang duduk di kelas sebelas masih tekun diikuti.
Naila berlatih kekuatan dan berbagai jurus-jurus.Pernapasan dan kekuatan tendangan Nailayang terus dilatih membuat Nailaditakuti di arena pertandingan pencak silat.
Sudah beberapa kali Naila mengikuti pertandingan kejuaraanpencak silat dan memenangkan pertandingan. Badan lebam dan biru-biru sudah hal biasa buat Naila.
***
Naila sangat menyayangi Naura.Sampai-sampai pernah suatu hari demi membela Naura yang sedang diganggu anak-anak cowok,Naila berani menantang anak-anak berandal untuk duel. Dan akibatnya karena mereka main keroyokan, Naila sempat babak belur.
Untung saja Arjuna,sahabat Naila datang tepat waktu bersama teman-teman cowok lain. Maka terjadilah perkelahian.
Di sinilah Naura melihat bagaimana seorang cowok tengah melindungi Naila yang masih saja berloncatan menendang kesana kemari menyerang kelompok anak-anak berandal yang suka mangkal di depan SMU Seroja tempat Naura dan Naila bersekolah.
Rambut Naila yang dikuncir tinggi berlompatan. Pita merah bunga-bunganya sudah tidak terikat lagi, terlepas memanjang ikut berlompatan .Menimbulkan efek cantik alami. Naila seperti seorang pendekar cewek tanpa pedang.
Naura yang bersembunyi di balik tembok, terkagum-kagum melihat Naila yang lincah dengan gerakan silatnya.Sementara cowok di sebelahnya tidak kalah tangkas.Mereka berdua seperti sepasang pendekar saja.
Saat melihat cowok yang tengah berkelahi bersama Naila yang sama-sama menyukai minum teh, entah kenapa membuat dada Naura berdebar-debar. Tatapan mata Naura terus mengikuti gerakan cowok yang telah mencuri hatinya itu.
Cowok itu tampak macho menurut Naura. Sikapnyadalam melindungi Naila sekaligus sibuk menyerang dan menangkis serangan anak-anak berandal itu mulai kewalahan, karena sepertinya teman-teman cowok yang masih misterius itu adalah teman-teman pesilat Naila yang tangguh.
“Hmmm… senangnya Naila dilindungi cowok yang ganteng, tangkas, dan tatapan matanya benar-benar membuat cewek-cewek jatuh cinta....”
Naura dari tempat persembunyianya terus mengikuti acara perkelahian yang cukup lama. Perkelahian dua kubu yang mulai kelihatan kemenangan ada di kubu Naila.
Diam-diam ada desiran halus yang sebelumnya belum pernah dirasakan. Naura sangat mengagumi wajah, postur tubuh, dan sikap kesatria cowok yang ada di sebelah Naila.
Ada beberapa cowok suka pada Naura, tapi tidak satupun ada yang membuat hati Naura berdebar seperti sekarang saat melihat cowok di sebelah Naila.
Cowok yang tidak pernah Naura tahu sebelumnya karena Naila tidak pernah bercerita punya teman yang seganteng itu.
Ataukah dirinya yang terlalu cuek dengan teman-teman Naila sehingga tidak tahu sama sekali akan sosok cowok yang tengah membuat hatinya bergetar?
Naura tersadar walau hubungan dirinya sangat dekat dengan Naila, bahkan terbiasa bercurhat sambil berbagi minuman teh,ternyata dirinya tidak terlalu kenal denganteman-teman Naila.Maklum, kegiatan mereka diluar sekolah berbeda.
Naura tersenyum senang, pasti cowok yang membuatnya berdebar tidak karuan adalah teman Naila di kegiatan pencak silat.
Other Stories
Melepasmu Untuk Sementara
Menetapkan tujuan adalah langkah pertama mencapai kesuksesanmu. Seperti halnya aku, tahu ...
Mak Comblang Jatuh Cinta
Miko jatuh cinta pada sahabatnya sejak SD, Gladys. Namun, Gladys justru menyukai Vino, kak ...
DARAH NAGA
Handoyo, harus menjaga portal yang terbuka agar mahkluk dunia fantasy tidak masuk ke bumi. ...
Jjjjjj
ghjjjj ...
Itsbat Cinta
Hayati memulai pagi dengan senyum, mencoba mengusir jenuh dan resah yang menghinggapi hati ...
7 Misteri Korea
Saat liputan di Korea, pemandu Dimas dan Devi terbunuh, dan mereka jadi tertuduh. Bisakah ...