Takdir Cinta

Reads
751
Votes
0
Parts
11
Vote
Report
Penulis Nenny Makmun

4. Tentang Ramon

Setelah tamat SMA, aku tidak melanjutkan kuliah dan bekerja sebagai tukang ojek. Ada motor nganggur lumayan lah buat nganterin orang kesana-kemari dengan bayaran goceng.
Alhamdulillah ada kesempatan dari seorang saudara yang menjadi manajer beberapa komedian, akhirnya aku bisa bekerja menjadi asisten Basuki Sembako.
Selain itu, aku juga pernah menjadi Asisten Botak dan Indro. Yah lumyan penghasilan meningkat dari tukang ojek ke kerjaan entertainment meskipun cuma bantu-bantu para artis yang mau shooting.
Karena bekerja menjadi asisten dan sering mondar-mandir di stasiun televisi, kemudian kebaikan Mba Zanah merekrut aku untuk menjadi salah satu presenter pendukung dalam acaranya.
Acara Show Mba Zanah bersama dengan Botak dan Destri Maharani, dari situlah gerakan awal mula tarian aku diperkenalkan.
Ketika acara sahur Ramadan tahundi salah satu stasiun swasta nasional, aku didapuk untuk menari dalam acara bernama Mari Berdendang Sahur bersama artis komedian lainnya seperti Gala Putera, Mba Zanah, Rova Ahmadi, Love Laura, grup lawak Rujak, dan artis-artis terkenal lainnya.
Kesuksesan aku dan tarian dendang Ramon tidak berhenti di situ saja. Setelah Ramadan usai, acara tersebut dilanjutkan dengan hadir Mari Berdendang Riang dan aku tetap dipercaya sebagai salah satu pengisi acaranya dengan gaya tarian khas aku.
Dan disitulah aku Ramon Saputera dengan tarian pembuka dan iringan lagu dangdut yang sangat cocok banget dengan dendang Ramon yang mirip cacing kepanasan tersebut semakin dikenal dan digemari penonton. Berlanjut terus setiap jeda lawakan konyol aku menari lagi.
Kisah sukses aku tidak berhenti di situ saja. Bahkan karena dendang Ramon tersebut, jadwal acara aku sangat padat sekali karena untuk menghadiri undangan acara baik on air maupun off air.
Dilanjutkan dengan hadirnya acara di stasiun Matari TV “Mari Berdendang Riang” dimana aku kembali tetap menjadi tokoh utama dendang Ramon. Disitu penonton kompak berdendang ala Ramon sambil diiringi musik.
Gerakan dendang Ramon adalah hasil kreasi aku sendiri dan aku tidak habis fikir kalau dendangann aku menjadi sangat fenomenal.
Tentu saja kehidupan aku waktu lalu dan sekarang sungguh berbeda, sekarang aku telah menjadi artis dan karir aku bersinar dengan dendang Ramon hasil ciptaanku tersebut.
Aku waktu lalu bukan apa-apa, masa kecil yang terlewati di Bukit Golf bersama kedua orang tua di Bukit Golf sekarang artis yang kaya raya.
***
Saat ini aku Ramon baginda dendang yang tengah kasmaran, memilih Mayang seorang janda munda yang mandiri dan beranak satu. Entah kenapa wanita ini bagai magnet yang membuat aku terbayang-bayang setelah pertama kali mengenalnya.
Cara dia berbicara penuh etika, ceria dan membuat kenyamanaan dalam hatiku. Rasanya asik saja ngobrol dengan dia dan keceriaannya saat dia memperagakan lipsing dengan grup hijab modernnya entah kenapa aku suka saja.
Aku tidak mau kehilangan jejaknya setelah acara yang tidak sengaja mempertemukan kami, aku harus dapat kartu namanya dan Alhamdulillah kita jadi bertukar kartu nama. Yess! Jalan untuk mengenalnya besok-besok sudah di tangan.
Malam itu aku selalu terbayang wajahnya, walau hmmm ada beberapa teman wanita yang dekat dengan aku tapi kenapa janda anak satu ini yang bisa sangat mengusik perasaan hatiku.
Entah terbang kemana gadis-gadis yang menggemari aku dan aku sempat goda-goda untuk intermezo hidup di dunia glamour yang membuat aku membumbung tinggi sesaat.
Ya sesaat sepertinya, aku merasa apa yang aku raih sekarang ini tidak akan lama. Perasaanku mengatakan ada yang harus kucari dan entahlah itu apa? Sesuatu yang masih misterius.
Kini sudah terjawab tentunya, tapi sebelumnya aku hanya mengikuti apa kata hatiku. Ya aku harus tahu wanita yang tertera di kartu nama ini bernama Mayang Jasmine. Aku akan menelponnya.
Keesok hari aku menelponnya, bersyukur dia mau mengangkatnya. Percaya tidak? Aku baginda dendang yang tidak pernah grogi di hadapan ratusan pasang mata bahkan ribuan karena seantero nusantara menyaksikan dendangan aku dari layar televisi yang mengihibur tiba-tiba dengar suara dia lewat telepon saja deg-degan gimana.
Sosok wanita berhijab, bisa dibilang orang biasa dan janda anak satu malah membuat aku merasa gemetar tak karuan, aku harus cari tahu misteri ini?
Awal aku bicara biasa-biasa saja untuk tidak terlalu menunjukan aku sedang jatuh hati. Besok-besok aku terus menelponnya dan sudah semakin aku terbuka. Sampai aku bilang suka.
Rasanya aneh juga, saat dia mengatakan tidak suka dengan aku bahkan rasanya sangat kejam menolaknya.
Aku bingung dengan penolakannya, dari yang halus dan agak keras. Padahal ada beberapa teman dekat yang sudah pasti mau menerimaku, tapi kenapa hatiku sedih ditolak oleh Maya aku memanggilnya.
Salahkah aku mencoba jujur kalau aku suka dengan apa adanya dia. Apakah dia minder karena wanita janda beranak satu, sementara mantan suaminya pemain sinetron sama-sama dari dunia entratainment seperti aku?
Dia juga cerita punya penyakit yang aneh tidak ada obatnya, kalau pikir-pikir ngapain juga aku jadi kaya cacing kepanasan betulan karena ingin memiliki dia.
Ini benar-benar cacing kepanasan bukan karena dendang tarianku tapi ini panas dari hatiku yang ditolak!
Bukan Ramon namanya kalau menyerah ditolak cinta lalu kabur dan kembali pada gadis-gadis yang malah suka rela tanpa jual mahal mau aku pacari. Tapi ya ampuuuun kenapa juga wajah dia lagi yang muncul di malam-malamku bahkan saat aku sedang syuting.
Tiba-tiba aku tidak tertarik lagi dengan para gadis pengejar, ya hatiku dipenuhi dengan satu nama Mayang.
Aku yakin kalau aku harus mengejar wanita yang sepertinya jadi tantangan tersendiri di perjalanan hidupku yang tengah di puncak ketenaran.
Aku faham akan banyak konsekuensi bila mengejarnya, terutama dari keluarga besar yang pasti akan menentang andai aku bisa merebut hatinya untuk memulai hubungan serius.
Tapi sudahlah aku hanya ikuti kata hatiku ...

Other Stories
Buku Mewarnai

ini adalah buku mewarnai srbagai contoh upload buku ...

Cahaya Menembus Senesta

Manusia tidak akan mampu hidup sendiri, mereka membutuhkan teman. Sebab dengan pertemanan, ...

Dante Fairy Tale

“Dante! Ayo bangun, Sayang. Kamu bisa terlambat ke sekolah!” kata seorang wanita ge ...

Akibat Salah Gaul

Kringgg…! Bunyi nyaring jam weker yang ada di kamar membuat Taufiq melompat kaget. I ...

Mak Comblang Jatuh Cinta

Miko jatuh cinta pada sahabatnya sejak SD, Gladys. Namun, Gladys justru menyukai Vino, kak ...

Dua Bintang

Bintang memang selalu setia. Namun, hujan yang selalu turun membuatku tak menyadari keha ...

Download Titik & Koma