Mr. Perfectionist

Reads
114
Votes
0
Parts
3
Vote
Report
Penulis Nenny Makmun

2. Ospek

Sebenarnya rumah Arman dan Audi berdekatan hanya beda gang saja, tapi baru sekarang Arman berani bermain ke rumah Audi karena baru kali ini mereka satu sekolahan.
Arman kakak kelas dua tingkat di atas Audi, jadi saat Audi masuk Arman naik kelas tiga. Dan berkenalan baru tahu kalau mereka tetanggaan kompleks dan beda gang. Sejak itu Arman suka sekali main ke rumah Audi yang memang rumahnya besar dan sangat nyaman.
Tepatnya sudah sebulan ini dari penerimaan murid baru mereka jadi akrab. Arman yang banyak bercerita dan pintar eksata suka membantu PR Audi juga dan meminjamkan buku-bukunya yang lalu untuk Audi belajar.
Saat Ospek Arman juga diam-diam sepertinya menolong dirinya saat kepegang Kak Iwan panitia Ospek yang terkenal paling galak.
Waktu lalu Audi salah memakai pita dan langsung di hardik keras disuruh keluar barisan oleh kakak Iwan. Entah sudah berapa murid perempuan menangis gara-gara omelan Kak Iwan yang super galak dan jutek dan tidak kira-kira kalau mengatai anak-anak baru yang cewek. Pantes saja akhir Ospek saat diberi kesempatan balas dendam apeslah si Kak Iwan mendapat pembalasan omelan dari adik kelas yang merasa dendam.Walau sudah dilarang bully membully tapi tetap masih aja ada perilaku yang merendahkan atau meremehkan antara kakak kelas pada adik barunya di Ospek. Adanya ajang balas dendam buat menetralkan dan saling memaafkan agar setelah acara Ospek tak ada dendam tertinggal.
Gara-gara salah pakai warna pita Audi langsung ditegur keras Kak Iwan. Audi udah merasa takut saja bertatapan dengan Kak Iwan yang begitu tajam menatap matanya.
“Hai kamu siapa nama kau?” tanya Kak Iwan keras.
“A .... a u di Kak,” jawab Audi terbata-bata.
“Ceritakan kenapa sampai salah pakai pita, liat teman-temanmu yang lain pakai warna apa hah?”
Audi melihat sekilas, teman-teman ceweknya memakai warna pink sementara dirinya memakai warna biru.
“Pink, Kak,” jawab audi.
“Nah itu kamu gak buta warna, kenapa jadi warna biru yang kamu pakai ! Coba gimana ceritanya?”
Saat Audi cerita Arman Ringgo mendekat pada Kak Iwan dan berbisik sesaat sambil menatap dirinya.
“Iya maaf Kak sepertinya mama salah ambil dan langsung memitakan aja ke rambut saya ....” agak bergetar Audi menjawab pertanyaan Kak Iwan.
“Ya aaampuuun kamu masih minta tolong mama kamu untuk menyiapkan kepentingan kamu! Emang yang mau di Ospek kamu atau mama kamu hah!” Kak Iwan tambah marah, membuat Audi ciut.
Dari kejauhan cowok yang tadinya entah berbisik apa memandang audi dari kejauhan yang berjarak, menatap iba sambil memberi kode kedipan. Entahlah Audi gak terlalu paham, tapi sepertinya dia bisa membantu dirinya lepas dari panitia Ospek tergalak ini.
Sekilas Kak Iwan juga menatap Kak Arman, mereka saling bertatapan misterius. Audi tak peduli sepertinya sebentar lagi dia di suruh membersihkan got seperti temannya yang melakukan kesalahan lain.
“Heh kamu Audi! Ikat tali sepatu kamu dan ambil sapu! Tuh bantu Pak Samin menyapu kebun. Ingat bantu sampai selesai dan bersih! Awas kalau tiba-tiba istirahat tanpa saya suruh! Kak Arman akan mengawasi kamu!” kata Kak Iwan menggelagar.
“Iya Kak, maaf Kak saya akan lebih mandiri besok-besok,” jawab Audi menundukan kepalanya. Sebenarnya amarah Kak Iwan betul tidak seharusnya dia tergantung apa-apa pada mamanya, dia sudah remaja sekarang dan sudah seharusnya bertanggung jawab atas kepentingan dirinya, hanya saja dirinya anak tunggal jadi memang mama selalu ikut campur tangan membuat dirinya juga tergantung pada mamanya dalam segala hal.
Bergegas Audi mengambil sapu dan mendekati Pak Samin lalu ikut membantu menyapu halaman dan kebun sekolah. Hanya dirinya yang dihukum membantu Pak Samin, dan ini jauh lebih baik daripada dihukum membersihkan got, WC, atau kandang kelinci di belakang sekolah yang tengah ada program berternak kelinci bagian Koperasi Pegawainya.

Other Stories
Cinta Dibalik Rasa

Cukup lama menunggu, akhirnya pramusaji kekar itu datang mengantar kopi pesananku tadi. ...

Youtube In Love

Wahyu yang berani kenalan lewat komentar YouTube berhasil mengajak Yunita bertemu. Asep pe ...

Yume Tourou (lentera Mimpi)

Kanzaki Suraha, seorang Shinigami, bertugas menjemput arwah yang terjerumus iblis. Namun i ...

Buku Mewarnai

ini adalah buku mewarnai srbagai contoh upload buku ...

Sang Maestro

Mari kita sambut seorang pelukis jenius kita. Seorang perempuan yang cantik, kaya dan berb ...

Mobil Kodok, Mobil Monyet

Seorang kakek yang ingin memperbaiki hubungan dengan anaknya yang telah lama memusuhinya. ...

Download Titik & Koma