Cinta Buta

Reads
794
Votes
0
Parts
9
Vote
Report
cinta buta
Cinta Buta
Penulis Iesye Martini

1. Galau

Marthy merenungkan semua cerita cinta mereka, Edo yang tadinya manis tiba-tiba berubah acuh tak acuh. Apa ada kaitannya dengan uang sembilan juta yang Marthy tidak berikan? Edo yang biasanya menjawab ‘I love you too’ saat Marthy menulis ‘I love you’ berubah dengan menjawab hanya ‘terima kasih’ ketika Marthy menulis ‘I love you’. Ada apakah?
Edo yang menghindar saat mereka Whatsapp-an bahkan menutup jendela WA-nya ketika Marthy masih mengetik. Edo yang masih mencari-cari teman perempuan di sosial media. Edo yang seringkali hilang saat biasanya setia menunggu Marthy menghubungi.
“Bismillahirrahmanirrahim…” Marthy mengambil keputusan final.
“Edo yang aku sayang, alasanmu tidak masuk akal mengatakan kamu sedang fokus mencari nafkah, kamu sedang nganggur di Batam dan aku mengajak kamu di Jakarta mencari nafkah dengan penjelasan yang sudah berkali-kali aku sampaikan!”
“Aku menyadari mungkin ada hal-hal yang membuat kamu tidak sesayang dulu di awal-awal, yang aku tahu kamu berubah.”
“Tidak banyak perempuan yang sayang pada seorang laki-laki lalu mau mengorbankan banyak hal, tetapi sudahlah, ini jawaban dari Allah bahwa aku tidak baik untukmu dan sebaliknya.”
“Bye Edo, menyesal itu belakangan!”
Keputusan itu dia sampaikan dengan ikhlas dan yakin bahwa Allah sudah memberikan petunjuk yang benar pada Marthy, Marthy jadi ingat berkali-kali Edo bilang padanya.
“Sayang, aku scammer bukan sih?”
Saat itu Marthy menjawab, “Tidak mungkin kamu scammer, Sayang, kamu orang yang aku sayangi dan kamu laki-laki baik.”
Tetapi sekarang setelah semua terjadi, Marthy hanya bisa bilang, “Alhamdulillah aku lepas dari seorang laki-laki yang bisa jadi scammer, tetapi karena aku cinta dia, aku tidak menyadarinya.”
Saat salat subuh baru saja Marthy mengulang rasa syukurnya, “Ya Rabb… terima kasih sudah memberi petunjuk siapa itu Edo, alhamdulillah wa syukurillah. Rasa yang tadinya serasa sembilu menghujam tiba-tiba sirna Ya Allah, Edo tidak akan membuatku sakit. Engkau telah menyelamatkanku ya Allah Yang Maha Baik.”

Other Stories
Cangkul Yang Dalam ( Halusinada )

Alya sendirian di dapur. Dia terlihat masih kesal. Matanya tertuju ke satu set pisau yang ...

Death Cafe

Sakti terdiam sejenak. Baginya hantu gentayangan tidak ada. Itu hanya ulah manusia usil ...

Jjjjjj

ghjjjj ...

Setinggi Awan

Di sebuah desa kecil yang jauh dari hiruk-pikuk kota, Awan tumbuh dengan mimpi besar. Ia i ...

Diary Anak Pertama

Sejak ibunya meninggal saat usianya baru menginjak delapan tahun, Alira harus mengurus adi ...

Bahagiakan Ibu

Ibu Faiz merasakan ketenteraman dan kebahagiaan mendalam ketika menyaksikan putranya mampu ...

Download Titik & Koma