Bab 7 - Lingkaran Baru
Beberapa bulan telah berlalu sejak malam penuh kebenaran itu. Semua tampak tenang di permukaan, tapi seperti sungai yang tampak damai, di bawahnya arus tetap mengalir liar.
Reza kini tinggal sendiri di sebuah apartemen mewah di SCBD. Ia lebih hati-hati, lebih tertutup. Tapi tetap berbahaya. Dua wanita baru telah hadir dalam hidupnya—seorang pramugari dan seorang penyanyi lounge. Mereka belum tahu bahwa mereka hanya bab berikutnya dalam kisah lama Reza.
Atau mungkin tahu, tapi memilih buta.
Vania tampak sibuk dengan kegiatan sosial dan proyek filantropi. Namun di balik senyumnya, ada rencana yang disusun matang. Ia menjalin hubungan dengan mantan kekasihnya, seorang pria mapan yang kini menjabat di kementerian. Tapi ada hal yang bahkan pria itu tak tahu: Vania sedang menyiapkan dokumen untuk melaporkan Reza atas dugaan pencucian uang dan penipuan aset pernikahan.
Nadya pindah ke Singapura. Dari luar, hidupnya tampak tenang. Tapi diam-diam, ia mengirim email ke media gosip Indonesia, menyertakan data lengkap gaya hidup Reza, transaksi properti, dan daftar nama wanita yang terlibat. Nadya tahu, jika ia tidak bisa menghancurkan Reza secara pribadi, ia bisa menghancurkannya secara publik.
Tari hidup dengan Damar. Kini Damar tak lagi pengangguran—karena Tari membuka bisnis kecil atas namanya. Tapi Tari tahu Damar tak berubah. Ia hanya lebih pintar menyembunyikan sisi buruknya. Setiap malam, Tari menulis jurnal yang ia beri judul: "Kenapa Aku Bertahan." Ia belum punya jawabannya.
Sheila menjalani hidup diam-diam. Ia tidak kembali ke mantan suaminya. Ia juga tidak menerima tetangganya. Ia pindah ke Bandung, membuka warung makan kecil, dan hidup sederhana bersama anaknya. Tapi suatu malam, ia menerima paket misterius. Di dalamnya, flashdisk berisi rekaman kamera tersembunyi dari salah satu rumah Reza. Di rekaman itu, terlihat wajah seorang wanita yang tak pernah ia kenal.
Riri tetap eksis di dunia digital. Followers-nya bertambah, endorsement mengalir. Tapi di balik layar, ia bekerja sama dengan seorang produser untuk membuat serial dokumenter berjudul "Rahasia Rumah Reza." Ia belum tahu apakah akan tayang. Tapi ia simpan semua bukti. Semua video. Semua pesan.
Dan pada suatu malam, Reza duduk di balkon apartemennya, menikmati wine dan melihat lampu kota. Ponselnya bergetar. Notifikasi email masuk dari akun anonim:
"Tunggu tanggal mainnya. Kamu bukan satu-satunya yang bisa bercerita."
Ia mendadak pucat. Lalu terdengar ketukan di pintu.
Reza membuka. Seorang wanita berdiri di sana. Wajahnya asing. Tapi senyumnya… tidak. Tatapannya tenang. Bahayanya terasa.
"Halo, Reza. Ingat aku?"
"Kamu siapa?"
Wanita itu menoleh sebentar, lalu membuka dompet kecilnya, mengeluarkan sebuah foto usang: seorang perempuan muda berpelukan dengan pria yang sangat mirip Reza, tapi lebih tua.
"Aku anak dari wanita yang dulu kamu hancurkan… "
Reza menatapnya, terdiam.
Untuk pertama kalinya, ia benar-benar tak bisa berkata apa-apa.
(BERSAMBUNG...)
Other Stories
Harapan Dalam Sisa Senja
Apa yang akan dalam pikiran ketika dinyatakan memiliki penyakit kronis? Ketika hidup berg ...
Awan Favorit Mamah
Mamah sejak kecil sudah ditempa kehidupan yang keras, harus bekerja untuk bisa sekolah, tu ...
Tea Love
Miranda tak ingin melepas kariernya demi full time mother, meski suaminya meminta begitu. ...
Haura
Apa aku hidup sendiri? Ke mana orang-orang? Apa mereka pergi, atau aku yang sudah berbe ...
Hanya Ibu
kisah perjuangan bunga, pengamen kecil yang ditinggal ayahnya meninggal karena sakit jantu ...
Takdir Cinta
Di balik keluarga yang tampak sempurna, tersimpan rahasia pahit: sang suami memilih pria l ...